Penyelidikan Umum Potensi Pasir Besi di Blok X dan Y, Kabupaten Ciamis


Kondisi geologi daerah ini termasuk kondisi sederhana dengan satuan geomorfologi pedataran pantai dan perbukitan kars pada beberapa lokasi, stratigrafi tersusun dari tua ke muda yaitu Satuan Batugamping, terendapakan pada Miosen Tengah, dalam hal ini berlaku sebagai batuan dasar (basement) dari endapan Kuarter yang berpotensi keterdapatan endapan pasirbesi. Menindih tidak selaras diatasnya endapan Kuarter yang terdiri dari alluvium pantai dan aluvium sungai, serta endapan rawa.

Karakteristik endapan pasirbesi di daerah ini tersusun oleh butiran klastik berukuran pasir sangat halus – kerikil. Pada arah vertikal, endapan pasirbesi memiliki ketebalan yang bervariasi. Ketebalan endapan pasir besi sangat berhubungan dengan paleomorfologi atau topografi batuan dasar dan dipengaruhi oleh perubahan suplai sedimen dan pergantian sistem pengendapan (laut dangkal, pantai, delta, dan sungai).

Nilai derajat kemagnetan (DM) dari semua conto pada Blok X berkisar antara 23,60% hingga 64,20%, sedangkan pada Blok Y berkisar antara 1,55% hingga 60,15%, dengan kecenderungan penurunan tingkat variasi pada endapan-endapan yang semakin jauh dari garis pantai, hal ini menunjukkan homogenitas dari endapan. Derajat kemagnetan bawah permukaan cenderung menunjukkan adanya satu hingga lebih populasi data. Kondisi ini menunjukkan adanya perulangan akumulasi endapan pasirbesi yang disebabkan oleh proses geologi yang terjadi.

Kualitas pasirbesi di Blok X memiliki rata-rata kadar unsur Fe Total = 42,39%, sedangkan untuk conto mineral magnetik (concentrate) rata-rata kadar unsur Fe Total = 60,30%. Sedangkan pada Blok Y memiliki rata-rata kadar unsur Fe Total = 37,76%, sedangkan untuk conto mineral magnetik (concentrate) rata-rata kadar unsur Fe Total = 59,55%.

Sebaran potensi sumberdaya endapan pasirbesi di Blok X menempati luas area 71,09 ha, dengan rata-rata ketebalan 3,51 meter, sumberdaya pasirbesi sebesar 9,52 juta ton, dan sumberdaya mineral magnetik (konsentrat) sebesar 3,43 juta ton. Sedangkan pada Blok Y menempati luas area 65,90 ha, dengan rata-rata ketebalan 3,24 meter, sumberdaya pasirbesi sebesar 6,78 juta ton, dan sumberdaya mineral magnetik (konsentrat) sebesar 2,38 juta ton.

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *